Connect with us

Jabar Raya

Lapas Banceuy Siapkan 1000 Pasang Sandal Untuk Keluarga Warga Binaan Saat Kunjungan Hari Raya Idul Fitri

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Bandung – Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, dirayakan seluruh umat Islam di Dunia, termasuk oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjalani hukuman karena perbuatan pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Di Lapas Kelas IIA Banceuy saat momen Lebaran tahun 2026 ini, memberi kesempatan kepada keluarga WBP yang akan menjenguk ke Lapas, diberi waktu hingga hari ketiga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy Bandung Eris Ramdani menjelaskan, layanan kunjungan lebaran di Lapas Banceuy akan dibuka usai pelaksanaan shalat Idul Fitri.

“Kami dari Lapas Banceuy memberi kesempatan kepada keluarga WBP, sesuai arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Dirjen Pemasyarakatan untuk memberikan layanan kunjungan hari Raya Idul Fitri,”jelas Kalapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani, Rabu 18 Maret 2026.

Kalapas menjelaskan, pihak Lapas Banceuy sudah menyiapkan langkah pengaturan layanan kunjungan keluarga, termasuk dalam hal keamanan di lingkungan Lapas.

Baca Juga:  Kanwil Ditjenpas Jabar dan Mitra Strategis Dukung Koperasi Merah Putih Warga Binaan, Untuk Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan

“Kami memberikan kesempatan layanan kunjungan ini, satu WBP itu waktunya 30 menit bertemu keluarga. Jadi kita bagi beberapa sesi ya sesuai pendaftaran online pihak keluarga WBP,” jelas Kalapas.

Kalapas menambahkan, kepada keluarga WBP yang akan menjenguk saat hari Raya Idul Fitri, dipersilahkan membawa makanan.

“Untuk jumlah keluarga WBP yang akan menjenguk kita masih bebas tidak dibatasi, keluarga juga dipersilahkan membawa makanan lebaran,”jelasnya.

Lapas Kelas IIA Banceuy, menurut Kalapas saat ini diisi oleh 1231 WBP atau narapidana.

“Jumlah penghuni:1231, dengan momen Lebaran tahun ini, diprediksi sekitar 75-80 persen WBP akan dikunjungi keluarganya,” paparnya.

Perihal keamanan bagi keluarga yang berkunjung dan WBP, protokol dan aturan ketat diberlakukan tanpa pandang bulu.

“Untuk keluarga yang sudah mendaftar secara online, dan mendapatkan barcode untuk diperlihatkan kepada petugas pendaftaran, selanjutnya didata seusai KTP dan jumlah keluarga yang akan menjenguk. Untuk barang pribadi keluarga WBP tidak diperbolehkan dibawa masuk seperti Handphone,Tas akan dititipkan di loker penitipan barang. Jadi hanya diperbolehkan membawa masuk makanan saat lebaran saja, dan itupun tetap diperiksa secara ketat di pintu penjagaan P2U,” terangnya.

Baca Juga:  Safari Ramadhan Dan Bakti Sosial Kepada Keluarga Warga Binaan, Masyarakat Dan Anak Yatim Bertema Ramadhan Bulan Bermetamorfosa Rasa

Bagi keluarga yang masuk ke area Lapas, akan diberikan gelang tanda masuk untuk membedakan pengunjung dan warga binaan.

“Untuk pengunjung saat hari raya Idul Fitri, Lapas Banceuy menyiapkan sandal 1000 pasang. Hal ini memang diberlakukan oleh Lapas Banceuy, bagi pengunjung untuk melepas sandal atau sepatu pribadi saat masuk area Lapas diganti dengan sandal yang disiapkan. Hal ini sebagai antisipasi mencegah masuknya barang terlarang seperti narkoba,” paparnya.

Kalapas menegaskan, dalam pengamanan saat hari raya Idul Fitri di Lapas Banceuy, dilibatkan juga pengamanan dari Polri dan TNI.

Baca Juga:  Petugas dan Warga Binaan Lapas Banceuy Gelar Do’a bersama, Refleksikan Akhir tahun 2025

“Kami libatkan yang nanti dikordinasikan dengan KPLP untuk menjaga keamanan saat kunjungan lebaran ini, termasuk menjaga area parkir kendaraan di area Lapas yang diprediksi akan dipadati keluarga WBP,” tegasnya.

Guna memberikan pelayanan kepada keluarga warga binaan saat lebaran, pihak Lapas mengerahkan seluruh pegawai Lapas, tanpa kecuali.

“Seluruh pegawai Lapas kami kerahkan dalam momen layanan kunjungan keluarga WBP, untuk memberikan pelayanan terbaik. Pegawai bagian staf, administrasi kita kerahkan membantu jalannya pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Terpisah KPLP Lapas Kelas IIA Banceuy Andhika Saputra menjelaskan, dari sisi pengamanan di Lapas pihaknya memaksimalkan seluruh petugas pengamanan lapas saat hari Raya Idul Fitri.

“Seluruh petugas bidang pengamanan tanpa kecuali kita maksimalkan selama layanan kunjungan lebaran. Untuk pengamanan eksternal, kordinasi dengan Polri dan TNI sudah dilakukan, guna mencegah hal hal yang tidak dinginkan saat layanan kunjungan lebaran,” terang Andhika.***