Connect with us

Jabar Raya

Warga Binaan Rutan Bandung Diberi Penyuluhan dan Pengobatan Gratis Soal AIDS Oleh Perdoski

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Bandung – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember, Rutan Kelas I Bandung menerima kunjungan dari Perdoski (Perhimpunan Dokter Kulit & Kelamin Indonesia) Cabang Bandung, dalam rangka penyuluhan dan pengobatan gratis kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Sabtu 6 Desember 2025 kemarin.

Kegiatan penyuluhan tersebut, digelar untuk memberikan informasi tentang HIV AIDS ke warga binaan pemasyarakatan.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Bandung Mashuri Alwi menjelaskan,bahwa kegiatan ini sebagai bentuk penyuluhan
dan pengobatan gratis khusus kepada warga binaan.

Baca Juga:  Rangkaian Kegiatan HBP, 27 Kamar Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Bandung Digeledah Petugas Gabungan

” Hal ini juga sesuai dengan Surat Kementerian Kesehatan Nomor : PM.02.02. /C.III/XXXX/2025 perihal Pelaksanaan Kegiatan Memperingati Hari AIDS Sedunia 2025 dengan mengusung tema Bersama Hadapi Perubahan : Jaga Keberlanjutan Layanan HIV,” jelas Karutan Kelas I Bandung
Mashuri Alwi, Minggu 8 Desember 2025.

Karutan
menambahkan, bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga binaan.

“Untuk kegiatan penyuluhan
diikuti 50 orang warga binaan. Sedangkan kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan di Lapangan Tenis Rutan Bandung
diikuti 150 warga binaan, ” terangnya.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi, Jaga Kondusivitas Polres Sumedang Rutin Patroli Sambang ke Lapas

Dalam penyuluhan
kaitan dengan Hari AIDS sedunia ini, Karutan

berterimakasih kepada Ketua Perdoski Cabang Bandung, Ketua IDI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung.

“WBP Rutan Bandung
merasa terbantu dengan adanya penyuluhan Kesehatan yang langsung dipandu oleh dr. Pati Aji Achdiat, Sp.D.V.E., Subsp. Ven., M. Kes,. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan melalui peningkatan pengetahuan, akses kesehatan, dan kesadaran diri terhadap HIV AIDS, dan menghilangkan stigma maupun diskriminasi, ” terang Karutan.

Baca Juga:  Tegakkan Komitmen Zero Halinar, Lapas Banceuy Gelar Razia Gabungan Bersama Personel TNI dan Polri

Dalam kegiatan pengobatan gratis, WBP diperiksa perihal tinggi badan, berat badan, tekanan darah, anamnesa keluhan, pemeriksaan dan konsultasi oleh dokter, selanjutnya diberikan terapi obat.

“Dengan adanya pengobatan gratis khususnya mengenai virus HIV AIDS, pihak Rutan akan meningkatkan komitmen dan kerjasama dengan stake holder untuk pelaksanaan kegiatan berkelanjutan, guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, peduli, dan bebas stigma HIV AIDS,” pungkasnya.