Nasional
TAMPAN MAHOTTAMA Inovasi Pembinaan Bagi WBP Rutan Klungkung di Bidang Ketahanan Pangan
Khatulistiwaupdatenews.com, Semarapura – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Klungkung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.
Melalui inovasi Program TAMPAN MAHOTTAMA (Taman Ketahanan Pangan MAHOTTAMA) yang merupakan aksi perubahan dirancang untuk mengoptimalkan layanan kemandirian warga binaan melalui kegiatan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi salah satu upaya dalam menekan angka residivisme.
Program TAMPAN MAHOTTAMA hadir sebagai upaya menjawab tantangan dalam pelaksanaan pembinaan kemandirian, yang produktif dan berkelanjutan.
Uniknya program ini ditujukan kepada Residivis, untuk mempersiapkan mereka mampu mandiri pangan setelah bebas, dengan harapan besar dapat menurunkan angka Overkapasitas didalam Rutan.
Kegiatan diawali dengan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), pembentukan tim efektif, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta penentuan peserta berdasarkan asesmen dan seleksi. Sosialisasi juga dilakukan kepada pegawai dan warga binaan Residivis.
Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Klungkung Alviantino Riski Satriyo menyampaikan, bahwa Program TAMPAN MAHOTTAMA merupakan bentuk komitmen Rutan dalam menghadirkan pembinaan kemandirian.
“Pelatihan ketahanan pangan agar mantan residivis bisa Swasembada pangan dirumahnya setelah bebas. Program ini juga dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden,” jelasnya, Rabu 22 Juli 2026.
Karutan menambahkan, selanjutnya program ini diharapkan sebagai upaya untuk menurunkan angka Residivis serta menurunkan angka Overkapasitas di Rutan Klungkung, yang mana linear dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada poin ke 7.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali Andi Wijaya menyampaikan mendukung pelaksanaan Program TAMPAN MAHOTTAMA, sebagai sebuah inovasi pembinaan yang mendorong warga binaan untuk lebih produktif, mandiri, dan memiliki kesempatan kedua.
“Saya bangga dengan Rutan Klungkung berhasil mewujudkan 10 prinsip pemasyarakatan pada poin 8 yaitu perlakuan manusiawi dan memanusiakan manusia,” jelas Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali Andi Wijaya.
Terpisah, Bupati Klungkung I Made Satrya menyampaikan pemerintah Kabupaten Klungkung siap mendukung Program TAMPAN MAHOTTAMA melalui dinas terkait, yang mana pada tanggal 24 Juni 2026 telah dilakukan penandatanganan MOU dan PKS antara Rutan Kelas IIB Klungkung dan Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung.
“MAHOTTAMA sendiri merupakan moto Kabupaten Klungkung yang berarti kewajiban kstaria yang berjiwa mulia. Kami juga akan mendukung program Swasembada pangan di rumah mantan Narapidana agar tidak mengulang kesalahannya,” jelas Bupati.
Selain kegiatan Program TAMPAN MAHOTTAMA warga binaan Rutan Klungkung berhasil merubah cangkang telur menjadi pupuk yang bernilai ekonomis, melalui pengembangan produk unggulan PUPUK ECHO SHELL dan sudah melalui uji laboratorium di Universitas Udayanan Bali.***
