Nasional
Digagalkan Petugas, Sabu Disembunyikan dalam Bola Tenis dan Dilempar ke Dalam Lapas Kuningan
Khatulistiwaupdatenews.com, Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam sebuah bola tenis dan dilemparkan dari luar tembok lapas, Jumat (19/6).
Peristiwa tersebut terungkap sekitar pukul 17.44 WIB saat petugas pengamanan melaksanakan kontrol keliling area pengamanan usai pergantian tugas jaga. Ketika melakukan pemeriksaan di sekitar lapangan tenis Lapas Kelas IIA Kuningan, petugas berinisial AL menemukan sebuah bola tenis yang berada di sisi selatan lapangan dan dinilai mencurigakan.
Petugas kemudian mengamankan bola tenis tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan adanya bekas lem pada permukaan bola yang mengindikasikan telah dimodifikasi. Temuan tersebut segera didokumentasikan dan dilaporkan kepada Kepala Regu Pengamanan untuk ditindaklanjuti.
Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray di area Pintu Pengamanan Utama (P2U). Hasil pemindaian menunjukkan adanya benda mencurigakan di dalam bola tenis. Setelah dilakukan pembukaan sesuai prosedur keamanan, petugas menemukan tiga paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik hitam dan plastik bening.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) kemudian melakukan pemeriksaan rekaman CCTV. Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa bola tenis tersebut masuk ke dalam area lapas melalui aksi pelemparan dari luar tembok lapas pada pukul 15.07 WIB dari sisi utara area luar lapas.
Atas temuan tersebut, pihak Lapas Kelas IIA Kuningan segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti berupa satu buah bola tenis yang berisi tiga paket diduga narkotika jenis sabu telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian guna pemeriksaan serta proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kewaspadaan, kejelian, dan respons cepat petugas dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa seluruh jajaran pengamanan Lapas Kuningan terus menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan dan profesionalisme. Deteksi dini yang dilakukan petugas berhasil mencegah masuknya narkotika ke dalam lapas sehingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat dicegah sejak awal,” ujar Sukarno Ali.
Ia menegaskan bahwa Lapas Kuningan akan terus memperkuat pengawasan pada area perimeter, meningkatkan intensitas kontrol keliling, mengoptimalkan pemanfaatan CCTV, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Kami berkomitmen untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di dalam lapas. Berbagai upaya pencegahan akan terus kami tingkatkan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta implementasi Zero Halinar di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Kuningan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui pelaksanaan Program P4GN dan Zero Halinar secara konsisten dan berkelanjutan.
