Connect with us

Nasional

Program Pembinaan di Bidang Kemandirian dan Ketahanan Pangan, WBP Lapas Tanjungpinang Panen Terong

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Bintan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang melaksanakan kegiatan panen tanaman terong sebagai bagian dari program kemandirian dalam kegiatan kerja.

Budidaya terong ini menjadi salah satu upaya optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia, sekaligus sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan dalam mengembangkan keterampilan di bidang pertanian.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Tanjungpinang Suparman menjelaskan, bahwa proses budidaya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dimulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, penyiraman, pemupukan, hingga perawatan tanaman agar dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas.

Baca Juga:  Bawaslu Kota Semarang Lakukan Kolaborasi untuk Cegah Hoax dan Isu Negatif pada Pilkada 2024

“Seluruh tahapan ini melibatkan partisipasi aktif warga binaan, sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis secara langsung,” jelasnya, Senin 27 April 2026.

Kalapas menbahkan, bahwa panen dilakukan pada saat tanaman terong telah mencapai tingkat kematangan yang optimal dengan kualitas yang baik.

“Dalam kegiatan ini, Tim Giatja Lapas Kelas IIA Tanjungpinang turut berperan aktif bersama warga binaan dalam proses pemanenan, dengan tetap memperhatikan standar kualitas hasil yang diperoleh,” jelasnya.

Baca Juga:  Dalam Harmoni Nyepi dan Idul Fitri, Rutan Bangli Serahkan Remisi Khusus kepada 49 WBP Beragama Islam

Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh hasil panen, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat.

“Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemandirian serta menjadi modal berharga bagi mereka dalam mengembangkan usaha pertanian secara mandiri di masa mendatang,” pungkasnya.***