Connect with us

Jabar Raya

Petugas Lapas Kuningan Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu Melalui Modus Layangan

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Kuningan – Aksi penyelundupan barang terlarang jenis narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas), kerap terjadi Lapas yang ada di Indonesia dengan berbagai macam modus dan cara.

Di Kabupaten Kuningan, tepatnya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas melalui modus layangan, Senin (15/6) sore.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali menjelaskan, bahwa penggagalan masuknya barang terlarang berupa narkoba, terjadi sekitar pukul 16.20 WIB saat petugas Pos I melaksanakan tugas penjagaan di area branggang Blok Atas.

Baca Juga:  Idul Adha 1447 H di Rutan Bandung: Sembelih 33 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke 2.213 Warga Binaan

“Kronologinya yakni, saat Petugas melihat layangan putus yang tersangkut di kawat duri tembok branggang lapas. Mengetahui hal tersebut, petugas segera melakukan dokumentasi dan melaporkannya kepada Komandan Regu Pengamanan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), ditemukan dua paket berisi narkotika jenis sabu yang disematkan pada layangan menggunakan plastik dan lakban hitam,” jelas Kalapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali, Senin 15 Juni 2026 malam saat dikonfirmasi.

Atas temuan tersebut, petugas langsung melakukan langkah pengamanan sesuai prosedur.

“Kepala Kesatuan Pengamanan kemudian melaporkan kejadian kepada Kepala Lapas Kuningan dan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti yang ditemukan telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian,” terangnya.

Baca Juga:  Kemenkumham Jabar Dapatkan Penghargaan di Puncak Pelaksanaan Kegiatan Festival Kekayaan Intelektual 2024 Bali

blankSukarno Ali menyebutkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kejelian dan respons cepat petugas dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Petugas kami sigap dan responsif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengawasan di Lapas Kuningan berjalan optimal,” ujar Sukarno Ali.

Ia juga menegaskan, pihaknya terus memperkuat komitmen dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta mewujudkan Zero Halinar di Lapas

Baca Juga:  Usai Shalat Id, Kalapas Khusus Gunung Sindur Serahkan Remisi Bagi 573 Orang Narapidana Saat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

“Kami tidak akan memberikan celah sekecil apapun terhadap peredaran narkoba di dalam lapas. Pengawasan, deteksi dini, dan sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat demi mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba,” tegasnya.

Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Kuningan, dalam mendukung arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui implementasi Program P4GN dan Zero Halinar secara konsisten dan berkelanjutan.***