Connect with us

Jabar Raya

One Day One Khatam Al-Qur’an, Cara Warga Binaan Lapas Purwakarta Perdalam Agama di Bulan Suci Ramadan

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Purwakarta – Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta menggelar kegiatan keagamaan intensif melalui metode khataman Al-Qur’an, yang dipusatkan di Masjid At-Taubah dan diikuti seluruh Warga Binaan Muslim dengan bimbingan dan pengawasan petugas, setiap hari selama momentum puasa.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Purwakarta, Mizan Muhami menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an para Warga Binaan.

Baca Juga:  Tengah Malam Warga Binaan Lapas Banceuy Dirazia Tim Gabungan, Kalapas : Tegaskan Komitmen Zero Halinar dan Pembinaan Maksimal

Dalam konteks pembinaan kerohanian selama bulan puasa, metode ini menghadirkan proses pembinaan yang lebih fokus dan mendalam.

“Disini ada Warga Binaan santri yang menjadi pemandu dan membantu Warga Binaan lain melafalkan ayat-ayat suci dengan benar, mulai membaca ayat suci selepas Subuh hingga tuntas khatam di Masjid At-Taubah dengan duduk melingkar sehingga tercipta suasana yang lebih fokus dan kebersamaan yang kuat,” jelas Kalapas Mizan, Selasa 24 Februari 2026.

Baca Juga:  Siaga Bencana, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung Gelar Simulasi Penyelamatan Kebakaran dan Gempa

Meski ditengah keterbatasan, namun semangat belajar Warga Binaan tetap tinggi karena adanya kolaborasi dan saling mengajar diantara mereka.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat. Jadi ada kesempatan untuk belajar lebih baik lagi, terutama dalam memperbaiki tajwid dan kelancaran membaca dari Warga Binaan yang sudah lebih dulu paham untuk mengajari yang masih kurang, Jadi saling mendukung dan sama-sama belajar,” tambahnya.

Terakhir, Kalapas Mizan menegaskan bahwa esensi dari kegiatan yang berfokus pada membaca kitab suci tersebut sejatinya membangun karakter serta kesadaran spiritual dan moralitas bagi Warga Binaan.

Baca Juga:  Mantan Ketua PBNU Ajak Warga NU Dukung Nina -Tobroni

“Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat dan setelah menjalani masa pembinaan di Lapas, ” jelasnya.

Pihak Lapas terus berkomitmen untuk mengembangkan program pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan, sehingga mereka menjalani proses rehabilitasi sosial dengan mendapatkan manfaat spiritual berkelanjutan.(*).