Connect with us

Jabar Raya

Lapas Kelas IIB Sumedang Gelar Ladang Sawarga Sebagai Sarana Pembinaan Dengan Pendekatan Emosional dan Solutif

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Sumedang – Lapas Kelas IIB Sumedang terus berupaya menghadirkan pembinaan yang lebih manusiawi dan solutif melalui inovasi Ladang Sawarga ( Lapas Sumedang Sapa Warga Binaan).

Layanan inovasi ini menjadi wadah komunikasi langsung antara petugas dengan warga binaan, untuk mendengar, memahami, sekaligus mencari solusi atas berbagai kebutuhan maupun keluhan mereka.

Kegiatan Ladang Sawarga kali ini berlangsung di selasar Blok Brantas, dipimpin langsung oleh Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Alfian, didampingi Ka KPLP, Boy Naldo, serta pejabat struktural lainnya.

Baca Juga:  Mahasiswa dan Pemuda Bandung Barat Siap Deklarasi Relawan Sahabat Pamriadi Dukung Maju di Pilbup Bandung Barat

Menurut Kalapas Kelas IIB Sumedang Ratri Eko Handoyo menjelaskan bahwa dengan pendekatan door to door, para petugas menyapa warga binaan secara hangat.

“Petugas lapas mendengarkan cerita, sekaligus menggali permasalahan yang dihadapi sehari-hari oleh warga binaan, ” jelasnya.

Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Alfian menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar tatap muka, tetapi wujud komitmen Lapas Sumedang untuk hadir lebih dekat dan menjadi pendengar bagi warga binaan.

Baca Juga:  Empat Ekor Hewan Kurban Disembelih Lapas Majalengka, Dibagikan ke PKL dan Tukang Becak di Sekitar Pendopo Majalengka

“Harapan kami komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih kondusif, aman, dan penuh semangat pembinaan,” ungkap Alfian di sela kegiatan.

Kegiatan positif ini pun, disambut antusias para warga binaan pun menyambut baik inovasi ini.

“Mereka merasa dihargai karena bisa menyampaikan aspirasi langsung kepada petugas. Tak sedikit yang menilai Ladang Sawarga menjadi ruang terbuka untuk membangun kepercayaan dan kebersamaan, ” paparnya.

Baca Juga:  Jurnalis Berikan Penghargaan untuk Noves Narayana Sebagai Pejuang Kesejahteraan Masyarakat Priangan

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Sumedang berharap setiap suara warga binaan dapat terakomodir, sehingga upaya pembinaan tidak hanya berjalan satu arah, melainkan menjadi proses yang lebih partisipatif dan penuh kekeluargaan.***