Jabar Raya
Lapas Kelas IIA Garut Hadirkan V-COMS untuk Memperkuat Deteksi Dini Gangguan Keamanan
Khatulistiwaupdatenews.com, Garut – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan memperkuat sistem deteksi dini gangguan keamanan, Lapas Kelas IIA Garut mengembangkan inovasi Visual Command Center & Monitoring System (V-COMS) sebagai bagian dari Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026.
V-COMS merupakan sistem pengawasan berbasis teknologi yang mengintegrasikan kamera CCTV dengan pusat kendali (Command Center) sehingga proses pemantauan dapat dilakukan secara real-time, terpusat, dan terdokumentasi dengan baik. Melalui sistem ini, petugas dapat mengidentifikasi potensi gangguan keamanan secara lebih cepat sehingga pengambilan keputusan dan respons terhadap setiap kejadian menjadi lebih efektif.
Selain memperkuat fungsi monitoring, V-COMS juga didukung dengan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) monitoring, respons kejadian, dan pelaporan sebagai pedoman pelaksanaan tugas petugas pengamanan. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antarunit kerja sekaligus memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan keamanan di lingkungan Lapas.
Implementasi V-COMS merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Garut untuk mendorong transformasiu digital dalam tata kelola pemasyarakatan, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan sistem pengamanan berbasis teknologi.
Melalui sinergi seluruh jajaran serta dukungan para pemangku kepentingan, inovasi V-COMS diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi organisasi, meningkatkan efektivitas pengawasan, mempercepat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan hadirnya V-COMS, Lapas Kelas IIA Garut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan keamanan dan tata kelola organisasi.
“V-COMS – Deteksi Dini Lebih Cepat, Pengamanan Semakin Tepat.”
