Connect with us

Nasional

Lapas Batam Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Bersama Tim Divpas Kepri

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Batam – Dalam rangka penguatan P4GN di Lapas Batam, Tim Divpas Kepri yang hadir Kabid Pengamanan dan Kabid Pembinaan memimpin pelaksanaan razia kamar hunian di Lapas Batam, Kamis (31/10). Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu penyelenggaraan dari 13 program akselerasi yang digaungkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.

Turut hadir juga tim satgas kamtib kanwil Kepri berjumlah 15 orang dan 35 orang petugas pengamanan Lapas Batam dengan sasaran blok dan kamar hunian random yang dilaksanakan razia.

Baca Juga:  Kalapas Batam Serahkan Penghargaan Satya Lencana Kepada Pegawai Yang Mengabdi dan Berprestasi

Dipimpin oleh Kabid Pengamanan Divpas Kepri, Davy Bartian menyebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini selaras dengan arahan menteri imigrasi dan pemasyarakatan yaitu memberantas Narkoba di Lapas Dan Rutan.

“Pelaksanaan kegiatan ini bukan hanya simbolis semata, namun benar-benar kita sebagai bagian dari organisasi harus menyukseskan apa yang menjadi arahan pimpinan”, ujar Davy Bartian.

Baca Juga:  108 Orang Lansia di Makassar Diberikan Pendampingan tentang Cara agar Terhindar dari Penipuan dan Hoaks Digital Jelang Pilkada Serentak 2024 Selama Sebulan Â

Selain itu Kabid Pengamanan itu juga berharap pelaksanaan razia dapat berjalan dengan aman dan tertib serta memperhatikan kehumanisan kepada warga binaan jangan semena-mena.

Pada kegiatan ini juga Kalapas Batam Heri Kusrita juga menambahkan bahwa Lapas Batam siap mensukseskan apa yang menjadi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Izin pak kabid dan seluruh tim yang hadir malam ini, kami sebagai unit pelaksana teknis siap melaksanakan seluruh kegiatan yang akan menjadi program akselerasi Menteri”, Ujar Heri Kusrita.

Baca Juga:  Pemkot Jakpus bahas mitigasi cegah hoaks jelang Pilgub Jakarta 2024

Diakhir pelaksanaan razia dilaksanakan hasil yang didapatkan adalah kartu remi, mancis, steples, pisau cukur, mp3, sajam, baterai, mp3 dan headset langsung dimusnakan serta tidak ditemukannya narkoba. selain itu juga tes urine kepada sample 20 orang warga binaan dengan hasil keseluruhan negatif narkoba.