Connect with us

Nasional

Iklan Layanan Masyarakat Jadi Sarana Cegah Tangkal Hoaks Jelang Pilkada Serentak 2024 di Kalimantan Tengah

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Palangka Raya
– Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Provinsi Kalteng) Agus Siswadi tekankan pentingnya sinergi bersama Lembaga Penyiaran dalam upaya mencegah dan menangkal HOAKS menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal ini disampaikan Kepala Diskominfosantik Agus Siswadi saat menjadi narasumber pada FGD dan Rakor Wilayah (RAKORWIL) dengan Tema “Penyiaran Sehat Kalteng Semakin Berkah”, bertempat di Aula Dandang Tingang Palangka Raya, Rabu (14/8/2024).

Baca Juga:  Komitmen Kemenkominfo Ciptakan Pilkada Serentak 2024 Damai Tanpa Hoaks dan Ujaran Kebencian, Masyarakat di Daerah Terus Berperan Aktif

Dalam paparannya, Agus Siswadi menyampaikan lembaga penyiaran bukan hanya sekedar menjadi media informasi, namun yang dapat menangkal hoaks terlebih lagi menjelang pemilihan Kepala Daerah saat ini.

“Lembaga penyiaran seperti televisi dan radio dalam informasi yang disampaikan masih lebih dipercaya publik jika dibandingkan dengan berita atau informasi yang disampaikan melalui media lainnya”, tutur Agus, seperti dikutip dari RRI.co.id, Kamis 15 Agustus 2024.

Baca Juga:  Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah, Lapas Tenggarong Buka Layanan Kunjungan Bagi Keluarga Warga Binaan

Disampaikan Agus Siswadi mengenai sinergi Diskominfosantik dalam upaya mencegah dan menangkal hoaks yakni dengan melakukan Talk show bersama terkait “Hoaks” melalui lembaga penyiaran baik radio maupun televisi.

“Kami melakukan edukasi ke masyarakat melalui Iklan Layanan Masyarakat (ILM), melakukan pemberitaan atau publikasi melalui siaran pers atau rilis yang disiarkan melalui lembaga penyiaran serta bersama menggunakan media digital streaming dalam kegiatan penyiaran, ” terangnya.

Baca Juga:  Cegah Hoaks dan Ciptakan Pemilu Damai, FKUB Gandeng Polda Maluku Gelar Forum Group Diskusi

Beberapa langkah yang disampaikan Agus untuk mengidentifikasi hoaks yakni hati-hati judul provokatif, cermati alamat situs/ sumber, cek fakta, cek keaslian foto/ video serta ikut serta dalam Group anti hoaks.**