Connect with us

Jabar Raya

Lapas Perempuan Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama TNI dan Polri

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Bandung — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandung melaksanakan penggeledahan gabungan bersama Polrestabes Bandung dan Koramil Arcamanik pada Jumat (10/10) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.15 hingga 21.15 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Bandung, Ibu Gayatri Rachmi R, dan turut dihadiri oleh Bapak Herry, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Penggeledahan dilakukan di area hunian warga binaan dengan tujuan meminimalisir keberadaan barang-barang terlarang seperti handphone, narkoba, maupun benda berbahaya lainnya.

Baca Juga:  Mantan Ketua PBNU Ajak Warga NU Dukung Nina -Tobroni

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan narkoba maupun senjata tajam, namun beberapa barang yang tidak sesuai ketentuan berhasil diamankan untuk selanjutnya diinventarisir dan dimusnahkan sesuai prosedur.

Seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar dengan dukungan penuh dari seluruh petugas dan aparat yang terlibat.

Kepala Lapas Perempuan Bandung, Gayatri Rachmi R, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Lapas dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Handphone, Pungli, dan Narkoba (Zero Halinar).

Baca Juga:  522 Orang Narapidana Lapas Kelas IIA Banceuy Salurkan Hak Pilih di Pemilu 2024, Satu DPT Ternyata Warga Biasa

“Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan serta memastikan Lapas tetap dalam kondisi aman dan kondusif,” ujar Gayatri.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung menegaskan kesiapannya mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari halinar, sejalan dengan semangat pembinaan dan integritas aparat pemasyarakatan.