Connect with us

Jabar Raya

Kajati Harus Komunikasi Aktif dengan Kalangan Pengusaha, Perkuat Sinergi antara Pertumbuhan Ekonomi dan Penegakan Hukum di Jabar

blank

Published

on

blank

Khatulistiwaupdatenews.com, Bandung – Jaksa Agung Burhanudin melantik Dr. Sutikno, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati ) Jawa Barat menggantikan Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. yang mendapatkan promosi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (SESJAMPIDMIL) pada Hari Rabu, 29 April 2026 bertempat di Aula Gedung Utama Lt. 11.

Harapan terhadap Kajati Jabar baru dari kalangan pengusaha di Jabar, menjadi sebuah pesan agar pengeakan hukum semakin maksimal dan tegas tanpa pandang bulu.

blankSeperti diungkapkan oleh Tokoh Pengusaha Senior Jabar Agung Suryamal, menjelaskan bahwa iklim usaha saat ini terdampak karena situasi global.

Baca Juga:  352 Napi Lapas Banceuy Terima Remisi HUT Kemerdekaan RI ke 79, 258 Napi Berasal Dari Kasus Narkoba dan 1 Terorisme

“Secara global situasinya memang tidak menentu, tidak hanya di Jabar. Bahkan secara nasional,” jelasnya saat dihubungi Rabu 29 April 2026 malam.

Kaitan iklim dunia usaha dengan harapan kepada Kajati Jabar baru yang dipimpin Sutikno, agar dalam penanganan kasus korupsi bisa tegas dan adil.

“Saya berharap agar Kajati Jabar yang baru bisa membawa Jabar maju dan menekan angka kasus korupsi di Jabar dengan maksimal. Hal ini sejalan dengan pemerintahan Prabowo – Gibran yang konsen dan tegas mengungkap kasus korupsi,” terang Agung.

Mantan Ketua Kadin Jabar ini menilai, Kajati Jabar baru harus menggandeng pengusaha di Jabar untuk melakukan pencegahan korupsi yang terjadi dalam pembangunan di Jabar.

Baca Juga:  Raut Bahagia Terpancar dari Wajah Warga Binaan Lapas Sumedang Saat Buka Puasa Bersama Keluarga

“Saya berharap Kajati Jabar yang baru bisa bersinergi dengan kalangan pengusaha di Jabar, hal ini untuk bersama sama komitmen dalam pencegahan korupsi terutama saat melakukan proyek pembangunan yang didanai pemerintah serta bisa melakukan pengungkapan korupsi di Jabar secara tuntas.,” jelas Agung.

Sblankenada dengan Agung, Ketua Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (Ardin) Jawa Barat, Tubagus Raditya Indrajaya mengatakan agar Kajati Jabar yang baru lebih lebih konstruktif dan preventif.

Baca Juga:  375 Warga Binaan Perempuan dan Anak Binaan di Lapas Perempuan Bandung Terima Remisi HUT Kemerdekaan RI ke 80

“Muncul harapan agar Kajati Jabar dapat mengedepankan pendekatan yang lebih konstruktif dan preventif. Tidak semua persoalan bisnis lahir dari niat jahat. Banyak yang justru terjadi karena kompleksitas regulasi yang saling tumpang tindih,” jelas Tubagus Raditya Indrajaya, Kamis 30 April 2026.

Tubagus Raditya melihat,dalam konteks ini, kejaksaan dapat berperan sebagai mitra strategis, dengan memberikan panduan serta pengusaha berharap ada ruang dialog yang sehat antara aparat penegak hukum dan pelaku usaha.

“Komunikasi yang terbuka akan meminimalisir kesalahpahaman, sekaligus memperkuat sinergi antara pertumbuhan ekonomi dan penegakan hukum,” pungkasnya.