Nasional

Perkuat Integritas dan Komitmen P4GN, Lapas Tenggarong Gelar Tes Urine Mendadak kepada Para Pegawai

Published

on

Khatulistiwaupdatenews.com, Tenggarong – Dalam upaya berkelanjutan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, berintegritas tinggi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong hari ini, Senin (17/11/2025), melaksanakan kegiatan Tes Urine Mendadak secara komprehensif kepada seluruh jajaran pegawai. Inisiatif strategis ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Lapas Tenggarong dalam melaksanakan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta penguatan integritas internal sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

Kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari ini, tepat setelah Apel Pagi, berlangsung dalam suasana yang tertib, kooperatif, dan penuh tanggung jawab. Dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Lapas, termasuk Kepala Lapas (Kalapas), Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), dan Kepala Seksi (Kasi), seluruh pegawai tanpa terkecuali, mulai dari pejabat struktural hingga staf pelaksana dan regu pengamanan, diwajibkan mengikuti proses pemeriksaan kesehatan ini.
Komitmen Zero Narkoba dan Pengawasan Internal

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine mendadak ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah instrumen pengawasan internal yang vital dan bersifat wajib.

“Integritas adalah harga mati bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang bertugas di Lapas, sebuah institusi yang rentan terhadap risiko peredaran gelap narkoba. Kegiatan tes urine mendadak ini adalah pengejawantahan dari prinsip zero tolerance Lapas Tenggarong terhadap penyalahgunaan narkoba oleh pegawai,” ujar Kalapas dalam keterangan resminya. “Kami memastikan bahwa benteng terakhir pengamanan, yaitu seluruh petugas kami, harus steril dan bersih dari zat adiktif. Ini adalah bagian fundamental dari komitmen kami dalam menjalankan amanah P4GN yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM,” tambahnya.

Proses pelaksanaan tes urine ini didukung penuh oleh tim kesehatan Lapas dan berkoordinasi dengan petugas medis internal, memastikan seluruh prosedur dilakukan sesuai standar protokol kesehatan yang berlaku, menjaga kerahasiaan, dan menjamin akurasi hasil pemeriksaan. Para pegawai dipanggil secara bergiliran dan diawasi ketat selama pengambilan sampel, menghilangkan potensi manipulasi atau kecurangan.

Dukungan Penuh dan Tindak Lanjut Kooperatif

Salah satu aspek penting yang disoroti dalam kegiatan ini adalah tingkat kooperatif yang tinggi dari seluruh pegawai. Seluruh 100% pegawai yang bertugas pada hari itu dengan sukarela dan penuh kesadaran mengikuti prosedur pemeriksaan. Sikap ini mencerminkan pemahaman kolektif mengenai pentingnya menjaga marwah institusi dan dukungan penuh terhadap kebijakan anti-narkoba yang diterapkan oleh pimpinan Lapas.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah menunjukkan sikap profesional dan kooperatif. Kesadaran untuk menjaga diri dan institusi adalah kunci. Ini menunjukkan bahwa mayoritas pegawai Lapas Tenggarong benar-benar berkomitmen pada nilai-nilai profesionalisme dan integritas,” Halif Shadiqulamin, Kasi Binadik yang turut mengawasi jalannya kegiatan.

Hasil dari seluruh sampel urine yang dikumpulkan akan dievaluasi secara internal oleh tim medis dan Pimpinan Lapas dalam waktu secepatnya. Kalapas menegaskan bahwa hasil tes ini akan menjadi dasar penentuan tindak lanjut selanjutnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kode etik pegawai ASN. Apabila ditemukan pegawai yang terbukti positif menggunakan narkoba, Lapas Kelas IIA Tenggarong tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas dan sanksi disiplin yang terberat, bahkan hingga proses pemecatan, sebagai bukti nyata implementasi kebijakan P4GN dan reformasi birokrasi di Lapas Tenggarong.
Garda Terdepan Pembangunan Zona Integritas (ZI)

Kegiatan tes urine mendadak ini juga merupakan salah satu indikator penting dalam proses Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kalapas menambahkan, keberhasilan dalam pemberantasan dan pencegahan narkoba di lingkungan kerja adalah pilar utama dalam membangun kepercayaan publik dan mewujudkan pelayanan publik yang prima.

“Lapas Kelas IIA Tenggarong akan terus bergerak lebih cepat, bekerja lebih cermat dan berdampak lebih luas bagi bangsa dan negara. Upaya P4GN ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa institusi kami bukan hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan, tetapi juga menjadi contoh dari lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berintegritas. Ini adalah janji kami kepada masyarakat dan negara,” pungkas Kalapas.

Lapas Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk secara rutin dan acak melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang, demi memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif, aman, dan bebas dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini sekaligus mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bahwa Lapas Tenggarong serius dalam menjaga marwahnya sebagai institusi penegak hukum yang bersih dan berintegritas.