Jabar Raya
Program Ketahanan Pangan Hasil WBP Lapas Kuningan Hadir di Pasar Tumaritis Cirebon
Khatulistiwaupdatenews.com, Cirebon – Program Ketahanan Pangan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, dilaksanakan juga oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (lapas). Seperti yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIA Kuningan yang hadir di tengah masyarakat, untuk memasarkan produk ketahanan pangan yang digarap warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan pembinaan dibawah di Lapas Kuningan yang berada dibawah Kasi Giatja (Kasubsi Kegiatan Kerja) , memasarkan produk ketahanan pangan di Pasar Tumaritis Cirebon, dengan menggunakan Mobil Giling (Giatja Keliling).
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali yang didampingi Kasi Giatja M Rizki Siregar menjelaskan, bahwa kegiatan Mobil Giling memasarkan hasil ketahanan pangan, diantaranya Buah Melon, Pepaya & Selada Bokor.
“Kegiatan diselenggarakan Sabtu 11 Juli 2026, pukul 07.00 wib s.d 12.00 wib. Mobil Giling (Giatja Keliling) Lapas Kuningan hadir di Pasar Tumaritis Cirebon, Pasar Artisan UMKM pertama di wilayah cirebon yang diadakan 2 minggu sekali,” jelas Kalapas Kuningan Sukarno Ali, Sabtu 11 Juli 2026.
Kegiatan memasarkan, dilakukan dengan menjajakan hasil program ketahanan pangan karya Warga Binaan Lapas Kuningan.
“Masyarakat bahkan mempunyai sensasi memilih & memetik sendiri selada dari polybag, sehingga mereka antusias,” jelas Kalapas.
Ditambahkannya, bahwa respon masyarakat sangat baik. Bahkan melon & pepaya habis terjual sementara permintaan pengunjung pasar masih antusias.
“Atas penjualan tersebut panitia Pasar Tumaritis memberikan apresiasi sebagai Tenant Pendatang Baru Terlaris pada acara pasar kali ini,” terangnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan berharap, kegiatan ini sebagai ajang promosi memperkenalkan kegiatan pembinaan Warga Binaan di Lapas Kuningan dan akan berpartisiasi secara kontinu dan konsisten di Pasar Tumaritis Cirebon.
“Tidak menutup kemungkinan jika hasil panen dari program ketahanan pangan Lapas Kuningan juga bisa dipasarkan di pasar lainnya di wilayah Cirebon dan Kuningan serta sekitarnya,” pungkasnya.***